Ucapan selamat hari kartini, Hasto Kristiyanto beri pesan menohok

Ucapan hari kartini

Ucapan selamat hari Kartini oleh Hasto mengandung pesan yang menohok, ia membahas dan mengkritik mengenai sisi demokrasi yang gelap. Menurutnya, semangat perjuangan yang dimiliki oleh Raden Adjeng Kartini juga mengilhami Megawati untuk tetap berjuang dan menegakkan kebenaran.

Kebenaran tersebut diyakini akan menyingkirkan sisi-sisi gelap di dalam demokrasi saat ini, di mana pemerintah di anggap ikut “cawe-cawe” dalam memenangkan pasangan Prabowod an Gibran.

Momen Hari Kartini tersebut tentu menjadi momen yang sangat tepat untuk menyampaikan dan membangkitkan semangat perjuangan di masa lalu.

Dan sepertinya momen ini telah dipersiapkan secara khusus untuk membangun opini publik mengenai polemik dan politik yang terjadi sekarang ini.

Menurut Hasto, Megawati di anggap sosok yang paling tepat untuk memperjuangan kebenaran tersebut dan melawan segala bentuk kecurangan.

Tentu hal ini sah-sah saja, setiap warga negara mempunyai tujuan yang sama untuk menegakan demokrasi yang sehat dan jujur.

Ucapana tersebut tentu bukan ucapan biasa, karena di sampaikan sebagai bentuk sindirin kepada pemerintah saat ini.

Semenjak Gibran maju menjadi wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, Hasto kristiyanto selalu memberikan kritik keras dan tajam kepada pemerintahan Jokowi.

Ucapan selamat hari kartini

Hari kartini selalu diperingati setiap tangal 21 April setiap tahunnya. Tangal 21 April merupakan hari yang bersejarah untuk memperingati perjuangan RA. Kartini di dalam memperjuangan hak-hak kaum perempuan.

Semangat dan perjuangannya telah memberikan banyak inspirasi bagi kaum perempuan di sepanjang sejarah sampai kepada dunia modern saat ini.

Istilah mengenai “Spirit RA. Kartini mengilhami megawati” tentuk untuk menunjukkan bahwa Megawati dianggap tokoh nasionalisme yang tepat di dalam memperjuangan hak-hak rakyat kecil.

Di balik nama Sukarno, nama megawati menjadi semakin besar. Sepertinya Hasto Kristiyanto menggunakan istilah tersebut untuk mendapatkan dukungan publik.

Khususnya mengenai perjuangan partainya yang terus melawan pemerintah Jokowi yang di anggap telah menyalahgunakan kekuasaannya.

Hasto juga sering menyebut istilah politik dinasti, mahkamah keluarga dan sering menyebut demokrasi masyarakat yang telah dirampas oleh kekuasaan.

Pernyataan-pernyataan ini sepertinya hanya bersifat opini dan tidak perlu ditanggapi dengan serius.

Demokrasi di Indonesia tentu masih bagus dan sehat sekali, karena setiap warga negara bisa dengan bebas menentukan dan memilih calon pemimpinya sendiri.

Meskipun ada banyak tuduhan bahwa pemerintah telah ikut “cawe-cawe” untuk memenangkan pasangan nomor dua, yakni pasangan Prabowo-Gibran.

Sepertinya ada luka-luka yang dalam, sehingga membuat sekjen PDI Perjuangan tersebut menyerang pemerintahan secara tajam.

Bahkan dalam beberapa kesempatan ia juga menyebutkan bahwa pak Jokowi telah berubah dan berada di jalan yang salah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *